Minggu, 01 Oktober 2017

PERENCANAAN SISTEM DRAINASE PADA PROYEK PEMBANGUNAN JALAN TOL SURABAYA-MOJOKERTO SEKSI IA




PERENCANAAN SISTEM DRAINASE PADA PROYEK
PEMBANGUNAN JALAN TOL SURABAYA-MOJOKERTO 
SEKSI IA

Disusun Oleh:
ARIF TRI KUSUMA

BAB 1


 1.1.         Latar Belakang
           Pembangunan Jalan Tol Surabaya-Mojokerto (SUMO) bertujuan untuk menghubungkan 2 (dua) kota besar di Provinsi Jawa Timur yaitu Kota Surabaya dan Kota Mojokerto. Pembangunan jalan tol ini rencananya akan memiliki panjang jalan 36,270 Km dan terbagi menjadi 5 (lima) seksi yaitu Seksi IA (Waru-Sepanjang), Seksi IB (Sepanjang-Western Ring Road), Seksi II (Western Ring Road-Driyorejo), Seksi III (Driyoreja- Krian), Seksi IV (Krian-Mojokerto Utara-Mojokerto Kota). Dalam penulisan ini yang ditinjau adalah perencanaan sistem drainase pada Seksi IA saja.
            Pada perencanaan sistem drainase jalan akan berkaitan erat dengan site plan jalan, aligment vertical-horizontal jalan, superelevasi jalan, dan elevasi permukaan jalan. Tujuannya adalah untuk mengalirkan limpasan air yang terjadi di permukaan jalan secara grafitasi dan dibuang melaluisaluran drainase yang telah ada (eksisting) atau yang belum ada (non-eksisting) menuju saluran pembuang akhir (outlet). Untuk saat ini, kondisi sistem drainase padakawasan Jalan Tol SUMO belum terhubung dengan baik. Masih adanya saluran-saluran drainase yang rusak akibat termakan usia atau ada yang rusak akibat tertutup oleh pekerjaan timbunan proyek.Oleh karena itu, perlu direncanakan suatu system pengelolaan air limpasan yang terjadi, sehingga air limpasan tidak menggenangi daerah sekitardan langsung masuk ke saluran-saluran drainase yang ada.

1.2.         Perumusan Masalah
            Perumusan masalah pada penulisan Tugas Akhir (TA) ini adalah : 
1.  Berapa besar debit limpasan yang terjadi di kawasan Proyek Pembangunan Jalan Tol Surabaya  Mojokerto Seksi IA dan sekitarnya yang akan membebani saluran drainase jalan?.
     2. Bagaimana dengan sistem drainasenya agar tidak terjadi genangan dan bagaimana kaitannya  dengan sistem drainase kawasan?.
       3.  Bagaimana rencana bentuk dan dimensi penampang saluran serta bangunan pelengkap pada sistem drainasenya?.

 1.3.         Batasan-Batasan Masalah
            Yang menjadi batasan masalah dalam penulisan Tugas Akhir ini, antara lain:
1.      Studi ini hanya meninjau perencanaan sistem drainase di kawasan Proyek Pembangunan Jalan Tol Surabaya-Mojokerto Seksi IA di wilayah Waru-Sepanjang.
2.      Debit yang ditinjau hanyalah dari air hujan saja.
3.      Daerah tangkapan hujan (catchment area) ditinjau hanya pada kawasan yang air limpasannya kemungkinan akan membebani saluran drainase jalan tol. 

 1.4.     Tujuan Penulisan 
          Tujuan penulisan ini, antara lain :
       1.       Merencanakan debit limpasan yang terjadi di kawasan Proyek Pembangunan Jalan Tol Surabaya Mojokerto Seksi IA dan sekitarnya yang akan membebani saluran drainase jalan. 
       2.      Merencanakan sistem drainase Jalan Tol Surabaya- Mojokerto Seksi IA.
       3.      Membuat perencanaan detail penampang saluranserta bangunan pelengkap yang diperlukan  pada Jalan Tol Surabaya- Mojokerto Seksi IA.
  
1.5.         Manfaat Penulisan
Apabila sistem drainase yang direncanakan dibangun maka air limpasan yang terjadi dipermukaan jalan tidak akan tergenang dan dibuang langsung ke saluran-saluran drainase menuju saluran akhir (outlet).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar